Pengalaman Karir Mantan Odgj Pasca Terminasi Layanan Kesehatan Mental Di Rps Pmks Pamardi Raharjo Banjarnegara
Keywords:
Kesehatan mental, ODGJ, reintegrasi sosial, terminasi layanan, pengalaman karirAbstract
Kesehatan mental adalah aspek penting dalam kesejahteraan individu dan masyarakat. Meski kesadaran meningkat, stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih menjadi hambatan dalam reintegrasi sosial. Penelitian ini meneliti pengalaman karir mantan ODGJ di Banjarnegara pasca-terminasi layanan kesehatan mental di Rumah Pelayanan Sosial PMKS Pamardi Raharjo.
Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk memahami tantangan dan peluang yang mereka hadapi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, lalu dianalisis dengan teknik analisis tematik dan triangulasi data.
Hasil menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh selama rehabilitasi membantu mereka dalam membangun kemandirian ekonomi. Faktor pendukung utama adalah dorongan keluarga, pelatihan keterampilan, dan lingkungan yang suportif. Namun, stigma sosial dan keterbatasan akses masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, strategi peningkatan pelatihan, penciptaan lingkungan inklusif, serta edukasi masyarakat diperlukan agar mantan ODGJ dapat hidup lebih produktif dan bermakna dalam komunitas mereka.
References
Asfahani, A., Yuniarti, E., Husnita, L., Pahmi, P., & Jamin, N. S. (2024). Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Kesehatan Mental Melalui Edukasi Pendidikan Sosial. Communnity Development Journal, 5(2), 3633–3639.
Chaizuran, M., & Hernita, H. (2023). Terapi Okupasi Pelatihan Pembuatan Keset Kaki Sebagai Upaya Meningkatkan Kemandirian Dan Produktivitas Eks-ODGJ Di Puskesmas Banda Sakti. JUKESHUM Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 165–171.
Corbiere, M., Zaniboni, S., Dewa, C. S., Villotti, P., Lecomte, T., Sultan-Taïeb, H., … Fraccaroli, F. (2019). Work Productivity of People With a Psychiatric Disability Working in Social Firms. Work, 62(1), 151–160. https://doi.org/10.3233/WOR-182850
Danukusumah, F., Suryani, S., & Shalahuddin, I. (2022). Stigma Masyarakat Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(03), 205–212. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i03.1403
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Farhan, D. (2020). Proses Rehabilitasi Sosial Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Yayasan Al-Fajar Berseri Di bekasi. Retrieved from http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/54739
Farisandy, E. D., Asihputri, A., & Pontoh, J. S. (2023). Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat Mengenai Kesehatan Mental. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 81–90.
Fauzi, M. J., Taufiq, S., & Syahputra, A. (2023). Manajemen Pemberdayaan Ekonomi Eks Orang Dengan Ganggguan Jiwa Di Aceh Utara. Blantika: Multidisciplinary Jornal, 2(2), 50–56.
Hiidayati, L. N., Fahrizal, Y., & Wadaningsih, S. (2023). Pencegahan Stigma Gangguan Jiwa dengan Pelatihan Community Mental Health Nursing Prevention Mental Illness Stigma with Community Mental Health Nursing Training. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 447–457.
Mawaddah, N., Sari, I. P., & Prastya, A. (2020). Faktor Predisposisi dan Presipitasi Terjadinya Gangguan Jiwa Di Desa Sumbertebu Bangsal Mojokerto. HOSPITAL MAJAPAHIT, 12(2), 116–123.
Muadi, M. (2023). Faktor Risiko Perilaku PeFaktor Risiko Perilaku Perundungan Psikologis Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Ar-Ridwan Kabupaten Cirebonrundungan Psikologis Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Ar-Ridwan Kabupaten Cirebon. Blantika Multidicplinary Journal, 1(3), 274–281.
Nurhaeni, H., Dinarti, D., & Chairani, R. (2023). Dukungan Sosial Dan Pemulihan Dari Masalah Kesehatan Mental. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 233–239. https://doi.org/10.36082/gemakes.v3i2.1383
Oktaviani, S., & Ritonga, F. U. (2022). Meningkatkan Kreativitas Pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) Di Yayasan Satu Hati Membangun. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial Dan Humaniora, 1(1), 85–90. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v1i1.502
Ran, M. S., Hall, B. J., Su, T. T., Prawira, B., Breth-Petersen, M., Li, X. H., & Zhang, T. M. (2021). Stigma of Mental Illness and Cultural Factors in Pacific Rim Region: A Systematic Review. BMC Psychiatry, 21(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s12888-020-02991-5
Rositasari, N. E., Nurhuda, N., Husada, C. A., Primantara, A., Nastiti, D. A. W., & Lusiana, R. (2020). Terapi Okupasi Jiwa Sebagai Upaya Meningkatkan Kemandirian Dan Socioprenuership Eks-ODGJ Di Pedesaan Guna Mendukung SDGS. Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM), 1(2), 51–60.
Sari, N. E., Sunaryantiningsih, I., Fitriyani, D., & Putra, K. P. A. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Eks-ODGJ Melalui Farming Daily Activities. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 3(2), 261–273. https://doi.org/10.37680/amalee.v3i2.1385
Sari, N. E., & Wicaksono, D. H. (2020). Menumbuhkan Produktifitas Kerja Dengan Ternak Ayam Pada Eks-Odgj Di Desa Doho Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. JURNAL PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi), 8(2), 79–82. https://doi.org/10.24127/pro.v8i2.3313
Yulita, N., Nauli, F. A., & Erwin, E. (2022). Hubungan Stigma Masyarakat Dengan Penerimaan Masyarakat Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa. Community of Publishing in Nursing (COPING), 10(6), 582–589. https://doi.org/10.24843/coping.2022.v10.i06.p01
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aufi Lanal Izzah, Fina Afida, Naswa Fadhilah, Umi Fadhlilah, Kholil Lur Rochman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
