Manunggaling Kawula Gusti : Konsep Manusia Sempurna dalam Perspektif Kejawen Bonokeling
Keywords:
Manunggaling Kawula Gusti, Kejawen, Indigenous Counselor, Perfect Human, CounselingAbstract
Artikel ini membahas konsep Manunggaling Kawula Gusti dalam tradisi Kejawen dan relevansinya bagi konselor indigenous dalam mencapai manusia sempurna. Manunggaling Kawula Gusti menggambarkan penyatuan antara manusia dan Tuhan, yang menjadi landasan spiritual dalam pengembangan diri individu. Melalui pendekatan ini, konselor indigenous dapat mengintegrasikan nilai-nilai lokal yang mendalam ke dalam praktik konseling, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih holistik bagi klien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan analisis literatur untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Kejawen dapat diterapkan dalam konteks konseling modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang Manunggaling Kawula Gusti dapat membantu konselor dalam memfasilitasi proses penyadaran spiritual klien, serta mendukung mereka dalam mencapai kesejahteraan mental dan emosional. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik konseling yang lebih kontekstual dan relevan dengan nilai-nilai budaya lokal.
References
Supriyadi, A. (2020). "Manunggaling Kawula Gusti: Konsep Spiritual dalam Tradisi Kejawen". Jurnal Ilmu Agama dan Budaya, 12(1), 45-60.
Wulandari, S. (2019). "Konseling dalam Perspektif Kejawen: Mewujudkan Manusia Sempurna". Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 123-135.
Rahardjo, S. (2021). "Spiritualitas dan Konseling: Integrasi Nilai Kejawen dalam Praktik Konseling Modern". Jurnal Psikologi dan Spiritualitas, 5(3), 200-215.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Setiawan, A. (2022). "Integrating Tapa and Other Indigenous Practices in Mental Health Counseling." Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 11(4), 300-312.
Prasetyo, E. (2021). "Hasta Bawana: A Framework for Mental Health Counseling in Javanese Culture." Jurnal Kesehatan Mental, 10(3), 201-215.
Widiastuti, R. (2019). "The Role of Malima in Holistic Mental Health Counseling." Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 45-58.
Supriyadi, A. (2020). "Spirituality and Mental Health: A Study of Javanese Culture." Jurnal Psikologi Indonesia, 7(2), 123-135.
Purwana, B. H., Sukari, & Sujarno. (2015). Sistem Religi Komunitas Adat Bonokeling, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Yogyakarta: Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB).
M. S. Hidayat, "Tapa, Srana, Ilmu, Laku lan Njaga dalam Tradisi Kejawen," dalam Jurnal Spiritualitas dan Kebudayaan, vol. 2, no. 3, 2022.
A. N. Prabowo, "Hasta Bawana: Panduan Hidup Seimbang dalam Tradisi Jawa," dalam Jurnal Penelitian Sosial dan Budaya, vol. 4, no. 1, 2021.
R. S. Widiastuti, "Malima dalam Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Jawa," dalam Jurnal Budaya dan Masyarakat, vol. 3, no. 2, 2019.
S. M. Arifin, "Kejawen: Tradisi Spiritual Jawa," dalam Jurnal Ilmu Agama dan Budaya, vol. 5, no. 1, 2020.
Fadillah, J. (2016). Religiusitas Komunitas Islam Blangkon di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Skripsi, i.
Dadan, S., Priyono, R. E., S., E. D., & Rafiu, S. (2020). Upaya Pelestarian Budaya Komunitas Bonokeling Menghadapi Industrialisasi Wisata di Banyumas. Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan, 439.
Abdullah, T., & Surjomihardjo, A. (1985). Ilmu Sejarah dan Historiografi, Arah dan Perspektif. Jakarta: Gramedia.
Koentjaraningrat. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka, 1984.
Karso. (2024, Oktober 02). Sistem Keyakinan dalam Komunitas Bonokeling Desa Pekuncen. (Jeyhan Yuganof,, Interviewer)
Ki Sumitro. (2024, Oktober 02). Sistem Keyakinan dalam Komunitas Bonokeling Desa Pekuncen. (Jeyhan Yuganof,, Interviewer)
Sofwan, Ridin. Menguak Seluk Beluk Aliran Kebatinan (Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa). Semarang: CV Aneka Ilmu, 2002.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jeyhan Yuganof Nikova Samsara, Kholil Lur Rochman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
